Synopsis
Putra pemilik pabrik garmen yang bangkrut diteror rentenir dan dituntut buruh yang menagih upah. Di titik terendah, ia terikat pada Sistem Perusahaan Berhati Nurani: semakin besar perhatiannya pada kesejahteraan karyawan, semakin besar cashback yang ia dapat. Ia melunasi semua upah tertunggak, memperbaiki kantin, tempat tinggal, dan kondisi kerja, lalu melawan blokade rantai pasok yang dilakukan preman setempat. Ia membeli kain premium dengan harga tinggi, memperbarui peralatan, dan memproduksi pakaian berkualitas tinggi dengan harga terjangkau. Ia membuka toko online dan berjualan di lapak kaki lima untuk membuka pasar, berbisnis dengan jujur, lalu merambah sektor logistik dan ritel. Ia membantu petani dan kaum kurang mampu, serta mendirikan dana khusus untuk memperhatikan para pekerja. Satu per satu, ia menggagalkan berbagai tekanan dan kesulitan yang dibuat para pesaing bisnis, membesarkan usaha kecilnya terus-menerus, tetap setia pada cita-cita industri, dan akhirnya meraih penghargaan sebagai pengusaha teladan.
